BAHASA KOREA DAN HANGUL
1. Bahasa Korea di Dunia
Bahasa Korea digunakan di semenanjung Korea
dengan jumlah pengguna bahasa di Korea Selatan 40 juta orang dan di Korea
Utara 20 juta orang, jumlah total kira-kira 60 juta orang. Selain itu di luar negeri
Korea, Cina 2,1 juta orang, Amerika Serikat 2,1 juta orang, Jepang 600 ribu
orang, Rusia sekian ratus
ribu orang keturunan bangsa Korea mempergunakan bahasa Korea. Apabila para keturunan
Korea yang jumlahnya tidak sedikit itu dianggap menggunakan bahasa Korea, maka bahasa Korea
memiliki jumlah populasi pengguna bahasa peringkat 20 di dunia.
2. Penciptaan Hangul
“Hangul”
adalah sistem alfabet bahasa Korea. Hangul dibuat pada jaman Chosun tahun 1443 oleh raja
Sejong dan beberapa ilmuwan saat itu. Sebelum Hangul diciptakan, rakyat Korea menggunakan huruf
karakter Cina dalam kehidupan sehari-hari. Namun karena huruf karakter Cina jumlahnya
sangat banyak, rumit, serta susah dipelajari, seringkali rakyat jelata Korea menghadapi
kesulitan untuk menggunakannya. Raja Sejong yang mengasihani rakyatnya membuat sistem alfabet
Korea yang sesuai untuk melambangkan bunyi bahasa Korea serta mudah dipelajari; sistem alfabet ini
disebut dengan “Hangul”. Saat Hangul diciptakan, Hangul disebut
dengan ‘훈민정음(Hunminjeongeum)’
yang berarti “Bunyi Tepat untuk Mengajari Rakyat”.
Komposisi Hangul
Hangul
terbagi sesuai dengan bunyinya, yakni vokal dan konsonan. Saat pertama kali
dibuat Hangul terdiri atas
17 buah konsonan dan 11 buah vokal. Di antaranya, konsonan ㆁ(옛이응), ㆆ(여린히읗), (반시옷) dan vokal (아래아) kini tidak digunakan lagi. Hangul modern terdiri atas 40
buah alfabet, yakni 19 buah konsonan dan 21 buah vokal.
Teori Inskripsi Konsonan
Alfabet konsonan dibentuk berdasarkan teori bentuk dan jumlah coretan. Maksudnya, di antara konsonan terdapat konsonan dasar (ㄱ, ㄴ, ㅁ, ㅅ, ㅇ) yang merujuk pada bentuk titik artikulasi, serta 12 konsonan lainnya yang dibentuk dengan menambahkan coretan pada konsonan dasar berdasarkan keras tidaknya bunyi konsonan tersebut.

Teori Inskripsi Vokal
Vokal dibentuk dengan teori “천지인의 삼재 (tiga struktur)”. Berdasarkan pada , ㅡ, ㅣ vokal-vokal lain dibentuk dengan menggabungkan ketiga struktur di atas. Bentuk alfabet vokal merujuk pada bentuk langit yang melingkar, ㅡ bentuk tanah yang datar, dan ㅣ bentuk orang yang sedang berdiri.
3. Vokal
Vokal Dasar
Terdapat 21 buah vokal, 10 buah di antaranya adalah vokal dasar dan 11 buah adalah vokal perluasan bentukan dari bentuk dasar. Vokal ditulis dengan urutan dari atas ke bawah, kiri ke kanan.

Vokal Perluasan
Vokal perluasan adalah vokal yang terbentuk dari gabungan vokal-vokal dasar.
ㅐ=ㅏ+ㅣ ㅒ=ㅑ+ㅣ ㅔ=ㅓ+ㅣ


Pronunciation Tips
Sebenarnya bunyi pelafalan dari ㅐ dan ㅔ, serta ㅙ, ㅚ, dan ㅞ tidak terlalu berbeda. Karena itu sebaiknya tidak perlu terlalu diperhatikan.
4. Konsonan
Konsonan Dasar
Terdapat 19 buah konsonan, 14 di antaranya adalah konsonan dasar dan 5 lainnya adalah konsonan ganda. Konsonan harus bertemu dengan vokal untuk membentuk suku kata agar dapat dilafalkan, konsonan tidak dapat dibunyikan bila berdiri sendiri. Konsonan dapat dilafalkan dengan satu atau lebih cara sesuai dengan vokal yang mengikutinya dan posisinya dalam suku kata.


Pronunciation Tips:
Walau ‘o’ dilafalkan dengan [ ] bila berada pada posisi akhir suku kata, pada awal suku kata tidak dibunyikan. ㅊ, ㅋ, ㅌ, ㅍ adalah bunyi aspiratif. Dilafalkan sambil mengeluarkan udara dari dalam rongga mulut.
Konsonan Ganda
Konsonan ganda adalah konsonan yang dibentuk dengan menambah satu buah konsonan lain kepada konsonan tersebut. Terdapat 5 buah konsonan ganda.

Beberapa konsonan dapat dibedakan sesuai dengan posisi alat artikulasinya seperti berikut ini. “Plain Consonant” dibunyikan tanpa penekanan atau pengerasan letupan udara, “Aspirated Consonant” dibunyikan dengan mengeraskan letupan udara, sementara “Tensed Consonant” dibunyikan dengan memberikan penekanan pada otot alat artikulasi.

5. Suku Kata
Alfabet Hangul harus ditulis dengan mengumpulkan konsonan dengan vokal. Konsonan ditempatkan pada posisi bunyi awal (초성) dan bunyi akhir (종성) suku kata, sementara vokal ditempatkan pada posisi bunyi tengah (중성). Cara menggabungkan konsonan dan vokal menjadi suku kata adalah sebagai berikut.

Terdapat
vokal yang dibentuk secara vertikal dan ada yang dibentuk secara horisontal. ㅏ, ㅑ, ㅓ,
ㅕ, ㅣ adalah vokal vertikal sementara ㅗ, ㅛ, ㅜ,
ㅠ, ㅡ adalah vokal horisontal. Konsonan dituliskan di
sebelah kiri vokal bila digabungkan dengan vokal vertikal, sementara konsonan dituliskan di atas
vokal bila digabungkan dengan vokal horisontal.

Kosakata :

Kosakata :

6. Konsonan Akhir
Konsonan yang bertempat pada bunyi akhir (종성) disebut sebagai konsonan akhir. Konsonan akhir hanya dapat dilafalkan menjadi 7 macam bunyi, sehingga konsonan yang berada pada posisi bunyi akhir hanya dapat dilafalkan menjadi 7 macam bunyi saja.


Apabila konsonan ganda menjadi konsonan akhir, bisa saja dilafalkan sesuai dengan konsonan pertama pada konsonan ganda atau dilafalkan sesuai dengan konsonan kedua pada konsonan ganda.
Dibunyikan sesuai dengan konsonan pertama: ㄵ, ㄶ, ㄼ, ㅄ
<Contoh> 앉다[안따], 많다[만타], 여덟[여덜], 값[갑], 없다[업따]
Dibunyikan sesuai dengan konsonan kedua:ㄺ, ㄻ
<Contoh> 닭[닥], 밝다[박다], 맑다[막따], 젊다[점따]
Kosakata :

7. Struktur Kalimat
Kalimat bahasa Korea memiliki struktur “Subjek + Pedikat” serta “Subjek + Objek + Pedikat”. Pada subjek dilekatkan partikel penunjuk subjek 이 dan 가, pada objek dilekatkan partikel penunjuk objek 을 dan 를. Posisi subjek dan objek dalam kalimat dapat ditukar karena partikel berfungsi untuk menunjukkan subjek dan objek dalam kalimat. Selain itu, apabila subjek dalam kalimat sudah jelas siapa atau apa, maka partikel penunjuk subjek pun dapat dihilangkan. Kata kerja dalam kalimat dapat muncul dalam berbagai bentuk. Bentuk dasar 가 dari kata kerja 가다 bila digabungkan dengan bermacam-macam bentuk-bentuk gramatikal dapat berubah menjadi 가요, 갑니다, 갔습니다, 갈 겁니다, 가세요, 갑시다. Selain itu bentuk-bentuk gramatikal tersebut dapat mengekspresikan kesopanan, kala, modalitas, dan lain sebagainya.

● 부디 씨가 갑니다. Budi pergi.
● 부디 씨가 갔습니다. Budi (sudah) pergi.
● 부디 씨, 가세요. Budi, pergilah.
LOGIN AKUN EPS TOPIK : EPS.GO.KR

